al azmi media

Senin, 04 April 2016

Surat Kecil Untuk Bapak Sigit Sudarmanto, S.Pd


Assalamualaikum wr. wb.
Selamat pagi dan salam sejahtera
Siang itu, hari Jum'at  tanggal 1 April 2016 bagai petir disiang hari kami mendengar berita itu, mendung seakan menutup langit di SDN kami. Masih terlihat jelas dalam dokumen ini saat bapak berfoto ria dengan alumnus kita, lambaian tangan bapak....ya....apakah ini pertanda ????....










Senyummu yang tak bisa kami lupakan(SDN Kedondong)
Bapak Sigit... Tak pernah kami lihat ada sosok seorang kepala sekolah seperti bapak, yang bersedia keluar rumah malam hari, untuk memantau anak-anak kami, siswa SDN Kedondong kelas VI sedang belajar kelompok atau tidak. Jarang kami temui seorang pimpinan yang mau berbaur dengan warga sekitar walau hanya sekedar minum kopi di warung. Seorang kepala sekolah yang begitu dekat dengan murid-muridnya. terkadang juga bapak tidak segan-segan bersedia mengeluarkan dana pribadi untuk kepentingan sekolah.

Memang terkadang bapak membuat terobosan-terobosan, ide-ide di luar pemikiran kami, bahkan sangat kontroversial, terkadang kami merasa kewalahan untuk memenuhi ide-ide dan keinginan bapak. Tapi dari situ, ternyata terbersit sesuatu yang luar biasa. Ya... kami bisa belajar dan memutar otak sehingga kami lebih percaya diri dan membuahkan hasil yang memuaskan. Sebagai contoh penerapan UN yang jujur, ternyata melalui hal itu kita bisa mencetak alumni-alumni yang handal, yang berprestasi dan patut dibanggakan.

Bapak....Jujur....kalau boleh kami memilih, tetaplah di sini, kami belum siap berpisah dengan bapak, bimbinglah kami, temani kami... Sekarang SDN Kedondong sudah mulai menggeliat,sudah mulai bangkit,sudah bisa menghasilkan prestasi yang begitu banyak di bawah pimpinan bapak dibanding dengan tahun-tahun yang lalu. Dan di bawah pimpinan bapak pula sekolah ini mulai disegani oleh sekolah-sekolah lain.

Bapak....Maafkan semua kesalahan kami, ketidakdisiplinan kami, ketidak sopanan kami dan semua perbuatan kami baik sengaja maupun tidak. Dan kami mengucapkan terima kasih banyak, anda adalah ispirator dan juga motivator yang baik untuk kami, siswa siswi SDN Kedondong dan dewan Guru SDN Kedondong.Selamat bertugas di tempat yang baru......

Doa kami selalu menyertaimu "My Best Motivator" Semoga anda bisa lebih sukses di tempat yang baru...Amiiiin...................Wassalamualaikum wr. wb.

Kami atas nama
Dewan Guru dan Siswa-siswi SDN Kedondong

5 komentar:

  1. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata TOLONG, setiap kali Bapak memberi tugas mengambil kapur tulis yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya.

    Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan MAAF, saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah saya perbuat, terutama ramai di kelas saat gurunya tidak masuk, karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan.

    Terima kasih karena Bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak saat membawakan buku jurnal kelas untuk di tandatangani kepala sekolah.

    Kalimat-kalimat di atas adalah kalimat sehari-hari saat saya masih menjadi anak didik Bapak waktu SD dulu. Setelah saya bekerja saya baru dapat memaknai arti dari kata tersebut karena saya sekarang berada di dalam organisasi sebuah Instansi Pemerintahan.

    Kata “Tolong”, “Maaf” dan “Terima Kasih” adalah The Three Magic Words atau Tiga kata ajaib. Tiga kata pendek yang sederhana tetaρĭ mempunyai makna yang dalam dan sangat positif. Sesungguhnya dengan menghargai orang lain, kita telah menghargai diri kita sendiri. Dengan ketiga kata tersebut suasana kerja akan menjadi lebih nyaman bagi semua yang ada di dalamnya. Tak perlu rasa malu atau segan, tak perlu menilai tua atau muda maupun status sosial, dengan ketiga kata itu semua batasan akan lenyap apabila diucapkan dengan TULUS dan IKHLAS yang tentunya tetap memperhatikan nilai budaya dan adat kita. Dengan begitu hubungan saling menghargai dan di hargai akan tercipta dalam kehidupan sosial kita.

    Selamat berkarya di tempat yang baru Pak Sigit.
    “You are not a boss, but you are partners”

    Salam

    BalasHapus
  2. Buat kami pak bos bukan saja kepala sekolah mas penta, tetapi sebagai seorang kakak,teman ,sahabat ,motivator dan inspirator buat kami.Kami keluarga besar SDN Kedondong pasti akan sangat merasa kehilangan figur seorang pemimpin seperti beliau. Doakan saja kami sebagai Dewan guru SDN Kedondong dapat melanjutkan amanah yang sdh bapak berikan.Dan yang penting lagi kami dapat melanjutkan program-program dan semua kegiatan yang sudah ada.Karena kami tidak sendiri , Wali murid ,Komite sekolah dan masyarakat Kedondong berada dibelakang kami.

    BalasHapus
  3. Tetap semangat ya ibu/bpk dewan guru dan adik-adikku.. kerja keras dan doa adalah kunci jawaban yg sebenarnya. Sukses buat SDN Kedondong.

    BalasHapus
  4. "Suatu hari kami akan membuktikan pada semuanya,membuktikan bahwa kami juga bisa jadi yang terbaik seperti yang bapak mau" GO SUCCSES..

    BalasHapus
  5. Terimakasih atas koment,saran dan kritikan dari anda pengikut blog kami , besar harapan kami sebagai redaktur SDN Kedondong untuk selalu memberi saran dan juga kritikan kepada blog kami , karena masih dalam tahab belajar.

    BalasHapus